Membuat Kompos Sederhana dengan Aktivator dari MOL Nasi

Sebelum membuat kompos, terlebih dahulu (selama 3-4 hari) menyiapkan mol nasi.

25/09/26
Nasi sisa disimpan dalam wadah di suhu ruang. Hari ke-4, permukaannya sudah dipenuhi jamur. Mikroorganisme lokal (mol) dari nasi ini yang akan menjadi aktivator untuk membantu proses pelapukan bahan-bahan kompos.

Membuat kompos sederhana

29/09/26 (hari ke-1)
Pembuatan kompos secara aerob dimulai, memakai wadah ember plastik.

Kebetulan bahan coklat yang dipakai hanya pasir saja, sementara untuk bahan hijaunya berasal dari limbah sayuran (yang dikumpulkan dalam beberapa hari): kulit & bonggol wortel, bonggol jagung muda, batang sawi hijau, bagian ujung ubi kuning. Semuanya dipotong kecil-kecil.

Bahan-bahan kompos disusun berlapis, selang seling antara bahan coklat dan hijau.
Lapisan 1: bahan coklat.
Lapisan 2: bahan hijau + nasi.
Lapisan 3: bahan coklat.
Lapisan 4: bahan hijau + nasi.
Lapisan 5: bahan coklat.
Lapisan 6: bahan hijau + nasi.
Lapisan 7: bahan coklat.

membuat kompos sederhana

Setiap bahan hijau + nasi masuk, sirami dengan air cucian beras dan larutan gula pasir. Ini sebagai sumber nutrisi untuk mikroorganisme.



Wadah kompos disimpan di tempat terbuka, tidak kehujanan dan kepanasan.

17/10/26 (hari ke-19)
Kompos dibongkar:
  • tidak tercium bau menyengat,
  • bahan hijau sudah terurai,
  • hanya saja bagian bawah sedikit lembab dan ada belatung.

Pembuatan kompos dilanjutkan, bahan coklat (pasir) ditambahkan lagi ke kompos, diaduk hingga tercampur rata.


Wadah kompos disimpan kembali di tempat terbuka.

31/10/26 (hari ke-33)
Kompos dibongkar, kami anggap kompos sudah matang, terlihat dari ciri:
  • tidak berbau,
  • tercium aroma seperti tanah segar,
  • warnanya coklat kehitaman,
  • teksturnya seperti remah.

Rencananya kompos ini akan kami gunakan sebagai media tanam sukulen.

Alhamdulillah, semoga bermanfaat.